Sejak tahun 2009 hingga 2010 diperoleh barang bukti narkotika berupa daun ganja kering dengan berat total 39 kilogram, extacy dan pil inek sebanyak 406 butir serta sabu-sabu seberat 95,73 gram dan 114 paket.

Kejari Prabumulih sejak tahun 2009 telah menerima 260 berkas perkara tindak pidana umum. Dari seluruh berkas itu, 44 berkas perkara diantaranya merupakan perkara penyalahgunaan narkotika. Sementara pada tahun 2010 terdapat 189 berkas perkara yang 56 diantaranya merupakan berkas tindak pidana narkotika. Narkoba itu merupakan sitaan dari para pengedar serta pemakai. Kasusnya kini sudah diputus pengadilan dan pelakunya mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Prabumulih.

Narkoba yang dibakar merupakan hasil dari sitaan tahun 2011 dari 60 kasus. Adapun jenis narkoba yang dibakar antara lain, ganja 667,7 gram, 41 paket dan 5,5 linting, sabu sabu seberat 12,1 gram dan 119 paket dan ineks sebanyak 257,5 butir. Total keseluruhan narkoba tersebut berkisar Rp 100 juta.
 
Acara pemusnahan barang bukti narkoba tersebut dilakukan di halaman Kejari Prabumulih. Itu disaksikan Sekda Prabumulih, Wakapolres Prabumulih, Kepala BNNK Prabumulih dalam hal ini diwakili oleh kasubbag Tata Usaha, Kasat Narkoba, Ketua DPRD Prabumulih, MUI Prabumulih serta tokoh Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s